Haps sebagai Tas yang Berbudaya
Tuesday, January 26, 2010
Ide pertama pembuatan Haps bags ini sebenarnya karena seringnya saya dateng ke setiap pameran kerajinan yang ada di JCC Senayan. Di setiap pameran kerajinan itu, batik pasti selalu bisa ditemukan. Dari yang asalnya Sumatra sampe Papua juga ada. Apalagi ketika dunia mengakui batik Indonesia sebagai warisan dunia, wihh...banyak orang berbondong-bondong, memborong batik sampe ada banyak gerakan memakai baju batik. Saking meng-Indonesia-nya, batikpun ikut-ikut terpolitisir seperti kehadiran batik Cicak. Sungguh Luaaarrr Biaaasa.
Tapi kenapa hanya terhenti di baju saja. Bagaimana dengan gerakan tas batik? Saya pun jadi berpikir lagi, kenapa sampai umur lebih dari seperempat abad ini,saya sama sekali nggak pernah punya tas batik. Bisa jadi mungkin saya lebih menyukai tas kulit. Tapi bagaimana dengan tas kulit with a hint of batik? It must be very super cute!!! and thats where i got the idea of making HAPS, the sophisticatedly cultured bag. Sambil melestarikan batik dan mendukung pengrajin Indonesia, kita bisa menggunakan tas berbudaya yang elegan.
So..Happy Shopping and Be fashionable for good causes with HAPS bags! :)
0 comments:
Post a Comment